Powered by Blogger.

Wednesday, October 22, 2014

KARBOHIDRAT

Karbohidrat
Laboratorium IPA kembali memposting sebuah makalah tentang Karbohidrat, selain materi karbohidrat ini pengunjung juga dapat mendownload Slide Presentasi Menarik tentang karbohidrat, semoga bermanfaat..





 BAB 1
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

            Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil energi, dimana setiap gramnya menghasilkan 4 kalori. Walaupun lemak menghasilkan energi lebih besar, namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok, terutama pada negara sedang berkembang. Di negara sedang berkembang karbohidrat dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori, bahkan pada daerah-daerah miskin bisa mencapai 90%. Sedangkan pada negara maju karbohidrat dikonsumsi hanya sekitar 40-60%. Hal ini disebabkan sumber bahan makanan yang mengandung karbohidrat lebih murah harganya dibandingkan sumber bahan makanan kaya lemak maupun protein.

            Karbohidrat banyak ditemukan pada serealia (beras, gandum, jagung, kentang dan sebagainya), serta pada biji-bijian yang tersebar luas di alam. Karbohidrat termasuk penyusun sel karena penyusun sel terdiri dari molekul organik, yaitu molekul yang mengandung atom karbon (C), hidrogen (H), dan aksigen (O). Secara biologis, karbohidrat memiliki fungsi sebagai bahan baku sumber energi baik pada hewan, manusia dan tumbuhan.
Sumber karbohidrat nabati dalam bentuk glikogen, hanya dijumpai pada otot dan hati dan karbohidrat dalam bentuk laktosa hanya dijumpai di dalam susu. Pada tumbuh-tumbuhan, karbohidrat di bentuk dari basil reaksi CO2 dan H2O melalui proses foto sintese di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan yang mengandung hijau daun (klorofil). Matahari merupakan sumber dari seluruh kehidupan, tanpa matahari tanda-tanda dari kehidupan tidak akan dijumpai.
          Manusia membutuhkan karbohidrat dalam jumlah tertentu setiap harinya. Walaupun tubuh tidak membutuhkan dalam jumlah yang khusus, kekurangan karbohidrat yang sangat parah akan menimbulkan masalah. Diperlukan sekitar 2 gram karbohidrat per Kg berat badan sehari untuk mencegah terjadinya ketosis. Secara keseluruhan tubuh harus mempertahankan keseimbangan tertentu dalam utilisasi karbohidrat, lemak dan protein sebagai sumber energi.

1.2     Tujuan

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah:
  1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan karbohidrat
  2. Mengetahui jenis-jenis karbohidrat
  3. Mengetahui manfaat karbohidrat
  4. Mengetahui sumber makanan yang mengandung karbohidrat
  5. Mengetahui dampak kelebihan karbohidrat pada manusia
  6. Mengetahui dampak kekurangan karbohidrat pada manusia


1.3
      Manfaat

Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah:
  1. Dapat memahami apa yang dimaksud dengan karbohidrat
  2. Dapat memahami jenis-jenis karbohidrat
  3. Dapat memahami manfaat karbohidrat
  4. Dapat memahami sumber makanan yang mengandung karbohidrat
  5. Dapat memahami dampak kelebihan karbohidrat pada manusia
  6. Dapat memahami dampak kekurangan karbohidrat pada manusia

1.4  
    Permasalahan
  1. Apa yang dimaksud dengan karbohidrat?
  2. Apa saja jenis-jenis dari karbohidrat?
  3. Apakah manfaat dari karbohidrat?
  4. Dari manakah sumber karbohidrat?
  5. Dampak apa yang ditimbulkan dari kelebihan karbohidrat pada manusia?
  6. Dampak apa yang ditimbulkan dari kekurangan karbohidrat pada manusia?





BAB II
PEBAHASAN



A. Pengertian Karbohidrat

           
Karbohidrat
Sumarwan (2007), menyatakan bahwa karbohidrat merupakan sebagai sumber energi. Tubuh manusia dapat menyimpan kelebiham karbohidrat didalam organ hati dan otot. Sumber karbohidrat antara lain beras, jagung, ubi, kentang dan singkong. I gr karbohidrat menghasilakn energi 4 kalori/ + 17 kilo roule.

            Noor (1990), menyatakan bahwa karbohidrat dalam metabolisme adalah sebagai bahan bakar untuk dioksidasi dan menyediakan energi untuk proses metabolik lain. Dilihat dari kuantitatif, karbohidrat merupakan substansi kimia yang dimetabolisasikan manusia dan hampir semua hewan.

            Warsito (1996), menyatakan bahwa karbohidrat adalah senyawa yang dapat diartikan sebagai polisakarida keton yang mempunyai rumus CH2­­­O dan juga derivatnya. Senyawa tadi yaitu karbohidrat dalam bentuk glukosa dan glikogen yang penting untuk sumber tenaga. Beberapa karbohidrat mempunyai fungsi spesifik yang penting ialah ribosa dalam nukleoprotein sel, galaktosa dalam lipid, lipid tertentu dan laktosa dalam air susu.

            Karbohidrat merupakan senyawa makromolekul yang tersusun atas unsur karbon  ( C ), hidrogen ( H ), dan oksigen ( O ). Karbohidrat merupakan senyawa organik. Memiliki rumus senyawa CnH2nOn.

            Di dalam tubuh karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari gliserol lemak. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, terutama sumber bahan makan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

           
bahan makanan
Sumber karbohidrat nabati dalam bentuk glikogen, hanya dijumpai pada otot dan hati dan karbohidrat dalam bentuk laktosa hanya dijumpai di dalam susu. Pada tumbuh-tumbuhan, karbohidrat di bentuk dari basil reaksi CO2 dan H2O melalui proses foto sintesis di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan yang mengandung hijau daun (klorofil). Matahari merupakan sumber dari seluruh kehidupan, tanpa matahari tanda-tanda dari kehidupan tidak akan dijumpai.
           



B. Macam-macam Karbohidrat

Jenis-jenis Karbohidrat | Macam-macam Karbohidrat

1. Monosakarida
            Monosakarida adalah karbohidrat yang tersusun dari 5 atau 6 atom karbon (C). Monosakarida terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu Heksosa dan Pentosa. Tata nama monosakarida tergantung dari gugus fungsional yang dimiliki dan letak gugus hidroksilnya. Yang termasuk jenis monosakarida adalah:
·         Heksosa adalah monosakarida yang memiliki enam (6) atom C (karbon).
Contoh Heksosa adalah Glukosa, Fruktosa, dan Galaktosa.
·         Pentosa adalah monosakarida yang memiliki lima (5) atom C (karbon).
Contoh Pentosa adalah Xilosa, arabinosa dan ribosa.


2. Oligosakarida
            Oligosakarida adalah polimer dari 2-10 monosakarida dan biasanya bersifat larut dalam air. Jenis-jenis Oligosakarida dibedakan pada jumlah polimer dan jenis monosakarida yag menjadi penyusunnya. Yang termasuk jenis Oligosakarida adalah:
      a.      Disakarida adalah karbohidrat yang tersusun dari dua polimer monosakarida yang terikat satu sama lain melalui reaksi kondensasi dan dapat dipisahkan kembali menjadi monosakarida penyusunnya melalui reaksi hidrolisis.
Contoh disakarida adalah Sukrosa, laktosa dan maltosa.
      b.      Triosa adalah karbohidrat yang tersusun dari tiga polimer monosakarida.
Contoh Triosa adalah Maltotriosa dan Rafinosa 
      c.       Sedangkan dekstrin, maltoheksa, ajukosa adalah  jenis oligosakarida yang mempunyai polimer monosakarida diatas lima. Oligosakarida dapat diperoleh dari hasil hidrolisis polisakarida dengan bantuan enzim tertentu.


3. Polisakarida
            Polisakarida adalah golongan karbohidrat kompleks yang merupakan polimer dari molekul-molekul monosakarida yang sangat banyak yang membentuk rantai panjang lurus atau bercabang dan dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat yang lebih sederhana seperti oligosakarida.
Contoh Polisakarida adalah pati, glikogen, selulosa, hemiselulosa, lignin, pektin, dll.


C. Proses Pencernaan Karbohidrat Dalam Tubuh
            Metabolisme merupakan proses yang berlangsung dalam organisme,baik secara mekanis maupun kimiawi. Metabolisme itu sendiri terdiri dari 2 proses yaitu anabolisme (pembentukan molekul) dan Katabolisme (Penguraian molekul).Pada proses pencernaan makanan,karbohidrat mengalami proses hidrolisis(penguraian dengan menggunakan molekul air). Proses pencernaan karbohidrat terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi monosakarida.

            Ketika makanan dikunyah, makanan akan bercampur dengan air liur yang mengandung     enzim ptialin (suatu Î± amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut). Enzim ini menghidrolisis pati (salah satu polisakarida) menjadi maltosa dan gugus glukosa kecil yang terdiri dari tiga sampai sembilan molekul glukosa.makanan berada di mulut hanya dalam waktu yang singkat dan mungkin tidak lebih dari 3-5% dari pati yang telah dihidrolisis pada saat makanan ditelan.

            Sekalipun makanan tidak berada cukup lama dlaam mulut untuk dipecah oleh ptialin menjadi maltosa,tetapi kerja ptialin dapat berlangsung terus menerus selama satu jam setalah makanan memasuki lambung,yaitu sampai isi lambung bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung.Selanjutnya aktivitas ptialin dari air liur dihambat oelh zat asam yang disekresikan oleh lambung.Hal ini dikarenakan ptialin merupakan enzim amilase yang tidak aktif saat PH medium turun di bawah 4,0.

            Setelah makan dikosongkan dari lambung dan masuk ke duodenum (usus tepatnya usus dua belas jari),makanan kemudian bercampur dengan getah pankreas.Pati yang belum di pecah akan dicerna oleh amilase yang diperoleh dari sekresi pankreas.Sekresi pankreas ini mengandung α amilase yang fungsinya sama dengan α-amilase pada air liur,yaitu memcah pati menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya.Namun,pati pada umumnya hampir sepenuhnya di ubah menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya sebelum melewati lambung.
            Hasil akhir dari proses pencernaan adalah glukosa,fruktosa,glaktosa,manosa dan monosakarida lainnya.Senyawa-senyawa tersebut kemudian diabsorpsi melalui dinding usus dan dibawa ke hati oleh darah.

Glukosa sebagai salah satu hasil dari pemecahan pati akan mengalami daur proses di dalam hati,yaitu:
·    Pertama,Glukosa akan beredar bersama aliran darah untuk memenuhi kebutuhan energi sel-sel tubuh
·     Kedua,jika di dalam hati terdapat kelebihan glukosa (gula darah),glukosa akan di ubah menjadi glikogen(gula otot) dengan bantuan hormon insulin dan secara otomatis akan menjaga keseimbangan gula darah.Glikogen di simpan di dalam hati,jika sewaktu-waktu dibutuhkan,glikogen di ubah kembali menjadi glukosa dengan bantuan hormon adrenaline.






2.4   Manfaat Karbohidrat
A. Sumber Energi
            Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi tubuh. Karbohidrat merupakan sumber utama energi bagi penduduk di seluruh dunia, karena banyak di dapat di alam dan harganya relatif murah. Satu gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori. Sebagian karbohidrat di dalam tubuh berada dalam sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi segera, sebagian disimpan sebagai glikogen dalam hati dan jaringan otot, dan sebagian diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak. Seseorang yang memakan karbohidrat dalam jumlah berlebihan akan menjadi gemuk.

      B.     Pemberi Rasa Manis pada Makanan
            Karbohidrat memberi rasa manis pada makanan, khususnya mono dan disakarida. Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama. Fruktosa adalag gula yang paling manis. Bila tingkat kemanisan sakarosa diberi nilai 1, maka tingkat kemanisan fruktosa adalah 1,7; glukosa 0,7; maltosa 0,4; laktosa 0,2.

      C. Penghemat Protein
            Bila karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi, dengan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Sebaliknya, bila karbohidrat makanan mencukupi, protein terutama akan digunakan sebagai zat pembangun.

      D.    Pengatur Metabolisme Lemak
            Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna, sehingga menghasilkan bahan-bahan keton berupa asam asetoasetat, aseton, dan asam beta-hidroksi-butirat. Bahan-bahan ini dibentuk menyebabkan ketidakseimbangan natrium dan dehidrasi. pH cairan menurun. Keadaan ini menimbulkan ketosis atau asidosis yang dapat merugikan tubuh.
      E.     Membantu Pengeluaran Feses
            Karbohidrat membantu pengeluaran feses dengan cara mengatur peristaltik usus dan memberi bentuk pada feses. Selulosa dalam serat makanan mengatur peristaltik usus. Serat makanan mencegah kegemukan, konstipasi, hemoroid, penyakit-penyakit divertikulosis, kanker usus   besar, penyakiut diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan dengan kadar kolesterol darah tinggi. Laktosa dalam susu membantu absorpsi kalsium. Laktosa lebih lama tinggal dalam saluran cerna, sehingga menyebabkan pertumbuhan bakteri yang menguntungkan.
      F.      Pembentuk Makhluk Hidup
Karbohidrat juga dapat berfungsi sebagai pembentuk makhluk hidup. Dinding sel merupakan salah satu bagian paling penting dari sel. Dinding sel berfungsi sebagai pelindung sel. Komponen pembentuk dinding sel tersebut adalah selulosa yang merupakan salah satu bentuk karbohidrat. Selain itu karbohidrat juga dapat ditemukan di bagian-bagian terluar pada serangga.


2.5       Sumber Karbohidrat
Berbagai jenis makanan yang mengandung karbohidrat:
Sumber karbohidrat

  1. Nasi
  2. Jagung
  3. Sagu
  4. Singkong
  5. Ubi
  6. Kentang
  7. Oat (berasal dari gandum)
  8. Pasta
  9. Buah
  10. Sayur

2.6  
   Akibat Kelebihan Karbohidrat
Akibat yang timbul karena berlebihan karbohidrat:
Kelebihan Karbohidrat

  1. Rasa mudah kantuk
  2. Obesitas
  3. Jantung
  4. Stroke

2.7      Akibat Kekurangan Karbohidrat
            Jika manusia kekurangan karbohidrat dapat menimbulkan kekurangan gizi, tubuh lemah, lesu dan tidak berenergi. Akibat kekurangan karbohidrat yang lebih serius menyebabkan penyakit marasmus ( gangguan gizi ).
Penyakit marasmus ditandai dengan:
  1. Bertubuh sangat kurus, seperti hanya tulang yang terbungkus kulit
  2. Wajah terlihat lebih tua
  3. Perut cekung
  4. Kulit berkeriput dan tidak memiliki jaringan lemak di bawah kulit
  5. Detak jantung dan aliran darah tidak stabil
  6. Pernapasan terganggu
Akibat kekurangan karbohidrat pada anak-anak sangat berbahaya karena dapat menyebabkan anak kekurangan gizi. Kekurangan gizi yang terus menerus membahayakan tumbuh kembang anak dan memperlambat perkembagan otak.


BAB III
SIMPULAN


3.1     Simpulan

           
karbohidrat merupakan salah satu asupan gizi yang diperlukan oleh tubuh, merupakan kandungan makanan yang memberikan kesehatan kepada manusia jika dikadarnya seimbang, dalam hal ini karbohidrat penting bagi tubuh, tetapi dalam mengomsumsi makanan yang berkarbohidrat tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.



  
 

DAFTAR PUSTAKA

Aisah, Nur. “KARBOHIDRAT”.http://sheaishie.blogspot.com/.19 September 2014.
Noor, A. 1990. Biokimia Nutrisi. Yogyakarta: Pusat Antar Pangan dan Gizi UGM.
Page, S Davis. 1989. Prinsip-Prinsip Biokimia. Surabaya: Erlangga.
Pratiwi, dkk. 2005. Biologi SMA 2. Jakarta: Erlangga.
Sumarwan. 2007. IPA SMP Untuk Kelas VIII. Jakarta: Erlangga.
Syamsuri, istanar, dkk. 2000. Biologi 2000. Jakarta: Erlangga.
Warsito, A. 1996. Biokimia. Surakarta: FKIP UMS.
Azizah. 2012. “KARBOHIDRAT” (On-line), Animal Diversity Web. http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Anas_platyrhynchos.html. 19 September 2014.

0 comments:

Post a Comment